C.
Tik dalam Pembelajaran Matematika
1.
Kalkulator dalam Pembelajaran
Matematika
Sejak 1976, NCTM telah mempublikasikan bermacam–macam
artikel, buku–buku, dan pernyataan posisi, yang menyarankan penggunaan
kalkulator secara reguler dalam pengajaran matematika pada semua tingkatan. Pada
pernyataan posisinya tahun 2005 tentang perhitungan dan kalkulator, NCTM
menjelaskan pandangannya bahwa ada tempat yang penting dalam kurikulum untuk
pengunaan kalkulator dan pengembangan berbagai jenis keterampilan perhitungan
(www.nctm.org). Sayangnya penggunaan kalkulator setiap hari di masyarakat, dan
juga dukungan profesional untuk penggunaan kalkulator di sekolah, kurang
mendapat sambutan di ruang kelas matematika, terutama pada tingkat sekolah
dasar. Banyak guru dan orang tua siswa yang belum sepaham terhadap penggunaan
kalkulator dalam pelajaran matematika di sekolah dasar dan menengah. Mereka
yang tidak setuju dengan penggunaan kalkulator umumnya khawatir bahwa
kalkulator dapat merusak pemahaman siswa terhadap matematika. Alasan ini benar
apabila kalkulator tidak tepat penggunaannya. Bagi mereka yang mempunyai
pemahaman yang benar mereka akan mendukung penggunaan kalkulator di sekolah
dasar dan sekolah menengah.
Berikut ini beberapa
keuntungan penggunaan kalkulator dalam pembelajaran matematika :
a.
Kalkulator Dapat Digunakan untuk Mengembangkan
Konsep
Kalkulator bisa berarti lebih dari sekedar alat untuk
menghitung. Kalkulator juga dapat digunakan secara efektif untuk mengembangkan
konsep. Adding It Up: Helping Children to Learn Mathematics (NRC, 2001) memuat
beberapa penelitian jangka panjang yang telah menunjukkan bahwa siswa kelas 4 –
6 yang menggunakan kalkulator meningkat pemahaman konsepnya. Kegiatan untuk
mengembangkan konsep dengan kalkulator disarankan terutama dalam lingkup bilangan
dan perhitungan. Berikut adalah contoh penggunaan kalkulator untuk menemukan
bilangan yang dikalikan dengan bilangan tersebut dapat menghasilkan 43. Dalam
hal ini, siswa dapat menekan 6.1 x =
untuk mendapatkan kuadrat dari 6.1. Untuk siswa yang baru saja mengerti
bilangan desimal, aktivitas akan menunjukkan bahwa bilangan-bilangan seperti
6.3 dan 6.4 terletak diantara 6 dan 7. Selain itu, 6.55 adalah antara 6.5 dan
6.6. Untuk pelajar yang sudah mengerti bilangan desimal, aktivitas yang sama
menyajikan pengenalan yang penuh arti dan konseptual tentang akar kuadrat.
b.
Kalkulator Dapat Digunakan untuk
Drill
Kalkulator adalah alat yang sangat baik untuk drill yang
tidak memerlukan komputer atau software. Sebagai contoh, siswa ingin yang ingin
mencoba perkalian dengan 7 dapat menekan 7
x 3 dan kemudian berhenti sebelum
menekan = . Tantangannya adalah mencari
jawabannya sebelum menekan tombol = .
Bilangan-bilangan yang merupakan kelipatan dari 7 dapat diperoleh dengan
menekan faktor kedua dan menekan = .
Kalkulator tidak selalu tepat digunakan. Sebagai contoh misalkan sebuah kelas
dibagi menjadi dua kelompok, satu bagian menggunakan kalkulator dan bagian
lainnya menggunakan pengitungan langsung. Untuk 3000 + 1765, kelompok yang
menghitung langsung selalu menang. Kelompok tersebut juga memenangkan
perhitungan fakta-fakta sederhana dan berbagai macam masalah yang dapat
dihitung secara mental oleh siswa. Tetapi tentu saja banyak sekali perhitungan,
seperti 537 x 32, dimana mereka yang menggunakan kalkulator akan menang. Hasil
penelitian telah menunjukkan bahwa pelajar dengan kemampuan rata-rata,
penggunaan kalkulator meningkatkan keterampilan dasar (NRC, 2001).
c.
Kalkulator Meningkatkan Pemecahan
Masalah
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan
kalkulator memperbaiki kemampuan pemecahan masalah dari pelajar pada segala
tingkatan untuk semua kelas (NRC, 2001). Mekanisme perhitungan kadang dapat
memecah perhatian siswa dari problem yang mereka kerjakan. Sambil memahami arti
dari operasi, siswa harus diperkenalkan dengan masalah nyata dengan
bilangan-bilangan yang realistik. Bilangannya mungkin di atas kemampuan mereka
untuk menghitung, tetapi kalkulator membuat masalah nyata ini dapat
diselesaikan.
d.
Kalkulator Menghemat Waktu
Perhitungan dengan tangan akan memakan waktu, terutama
untuk siswa usia dini yang belum mengembangkan penguasaan teknik-teknik
perhitungan. Kalkulator dapat menghemat waktu untuk membantu menghitung pada
kegiatan pembelajaran dimana kemampuan berhitung bukan menjadi tujuan utamanya,
misalnya menghitung rata-rata, mencari persentase, mengubah bentuk pecahan ke
bentuk desimal, dll.
2.
Komputer sebagai media pembelajaran
matematika
Komputer dan software-software tertentu merupakan sarana
yang sangat bermanfaat untuk proses pembelajaran matematika. Software standar
yang biasanya terinstall pada sebuah komputer/laptop adalah Microsoft Office
yang di dalamnya antara lain memuat Microsoft Word, Microsoft Power Point, dan
Microsoft Excel, dan lain-lain. Microsoft Word utamanya akan membantu guru
dalam pengetikan naskah-naskah, termasuk naskah matematika. Dengan Microsoft
word guru dapat dengan mengembangkan bahan ajar, lembar kerja siswa, instrumen
evaluasi dan lain-lain.
Microsoft Power Point memberikan kemudahan bagi guru untuk
membuat bahan presentasi yang baik yang dapat memperjelas penyajian suatu
materi pelajaran. Dengan PowerPoint dimungkinkan untuk menyajikan bahan
presentasi berupa objek teks (termasuk rumus-rumus matematika), grafik,video,
suara, dan objek-objek lainnya. Program animasi dalam PowerPoint juga sangat
bermanfaat bagi proses pembelajaran matematika, misalnya dalam geometri.
Microsoft Excel merupakan sebuah program aplikasi lembar
kerja spreadsheetyang memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik. Microsoft
Excel menyediakan banyak formula yang terkait dengan matematika sekolah seperti
aljabar, trigonometri, ilmu bilangan, matriks, statistik, dan lain-lain.
Microsoft Excel akan berguna sebagai alat bantu untuk menjelaskan konsep atau
pemecahan masalah. Sebagai contoh, di SMA dipelajari metode-metode untuk
menyelesaikan sistem persamaan linier yaitu metode eliminasi, substitusi, dan
menggunakan matriks. Untuk sistem persamaan linier dengan dua variabel,
penggunaan ketiga metode tidak mengalami kendala, tetapi untuk sistem persamaan
linier dengan tiga variabel atau lebih penggunaan matriks akan menimbulkan
kesulitan dalam menghitung invers matriks. Dengan bantuan Microsoft Excel
kesulitan perhitungan dapat diatasi.
Selain Microsoft Office software yang berguna untuk
pembelajaran matematika adalah MAPLE, MATLAB, GEOGEBRA, SPSS, dan lain-lain.
MAPLE memiliki keunggulan untuk matematika simbolik, sedangkan MATLAB mempunyai
keunggulan numerik, GEOGEBRA berguna untuk geometri dan aljabar, dan SPSS lebih
sesuai untuk statistik.
MAPLE dapat digunakan sebagai media untuk menjelaskan
banyak topik dalam matematika sekolah seperti menyelesaikan persamaan kuadrat,
polinom, sistem persamaan linier, untuk perhitungan dengan matriks, deret, dan
masih banyak lagi. Maple dapat digunakan untuk membuat grafik fungsi dalam
ruang dua atau tiga dimensi yang dapat dilihat dari berbagai sudut pandang,
juga dapat dibuat animasi. Fasilitas ini akan dapat membantu siswa memahami
konsep matematika yang diajarkan. Software MATLAB kurang lebih dapat memiliki
fungsi yang sama sebagai media pembelajaran matematika sekolah.
Software SPSS dapat membantu siswa memahami konsep-konsep
statistika. Siswa akan kesulitan untuk mengetahui hubungan antara rata-rata dan
median suatu kelompok data tanpa visualisasi. Dengan bantuan SPSS kepada siswa
dapat ditunjukkan histogram masing-masing kelompok data.
3.
Internet sebagai media pembelajaran
matematika
Internet memberi sumber yang kaya akan materi pembelajaran
matematika sekolah. Banyak diantaranya dapat didownload secara bebas untuk
diadopsi atau diadaptasi sebagai bahan ajar matematika di sekolah. Banyak pula
aplikasi berbasis internet atau applet yang dapat diakses melalui web browser.
Berikut ini adalah beberapa contoh sumber dari internet yang dapat digunakan
sebagai media pembelajaran matematika.
di situs ini
terlihat banyak sekali materi matematika dari tingkat Pra-Taman Kanak-Kanak
sampai sekolah menengah. Apabila guru
menguasai TIK maka ia akan dapat memberi petunjuk kepada siswanya dan siswa biasanya
akan dengan cepat dapat menggunakan sumber-sumber yang ada.
Contoh lain, jika
dikunjungi website http://ncalculators.com/math-calculators.html akan tampak
adanya kalkulator matematika.
ansyori, a.
(2016, november 4). manfaat tik pembelajaran. Diambil kembali dari
kompasiana:
https://www.kompasiana.com/ansy/581c90b48423bdc913b0f819/manfaat-tik-pembelajaran
n, s. (2014, oktober 30). Mengenal Pengertian TIK
Atau Teknologi Informasi Dan Komunikasi. Diambil kembali dari
pengertianku: http://www.pengertianku.net/2014/10/mengenal-pengertian-tik-atau-teknologi-informasi-dan-komunikasi.html
suyono. (2013, januari 4). peranan tik dalam
proses pembelajaran matematika di sekolah. Diambil kembali dari
prodi
pendidikan matematika universitas ahmad dahlan:
https://pmat.uad.ac.id/peranan-tik-dalam-proses-pembelajaran-matematika-di-sekolah.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar